Anjurkan ML, Buku “Saatnya Aku Belajar Pacaran” Dikecam

Prev1 of 2

pengarang buku, Toge Aprilianto | Goodreads.com

pengarang buku, Toge Aprilianto | Goodreads.com

JAKARTA – Wanita888.com : Buku berjudul “Saatnya Aku Belajar Pacaran” karya Toge Aprilianto mendapat kecaman keras dari berbagai kalangan di media sosial.

Buku yang berjudul “Saatnya Aku Belajar Pacaran” menimbulkan kehebohan di media Facebook dan juga Twitter. Isi buku ini yakni mengajak remaja untuk melakukan zina. Pengarang buku ini yakni seorang yang bernama Toge Aprilianto.

Toge Aprilianto dikenal sebagai seorang penulis buku. Selain penulis buku, dia juga menyebut dirinya sebagai seorang motivator. Toge memiliki ketertarikan di bidang pembangunan diri, keluarga dan juga dunia anak. Hal ini berdasarkan profil yang berada di situs goodreads.com.

Selain sebagai motivator, Toge tercatat sudah membuat empat buku hingga saat ini. Judul buku karangan Toge antara lain Saatnya Melatih Anakku Berpikir, Kudidik Diriku Demi Mendidik Anakku, Kurangkul Diriku Demi Merangkul Bahagiaku,dan juga yang menimbulkan kontroversi yaitu Saatnya Aku Belajar Pacaran.

Anjurkan-ML,-Buku-Saatnya-Aku-Belajar-Pacaran-Dikecam-Wanita888-Sidomi-05022015

Saat ini, Toge sudah menyatakan permintaan maafnya karena bukunya menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat. Dalam permintaan maaf yang diposting di laman Facebook pribadinya, Toge berjanji akan segera menghentikan penjualan buku tersebut. Selain itu dirinya juga akan mengembalikan uang hasil penjualan buku itu jika ada masyarakat yang ingin mengembalikan buku itu pada dirinya.

Anjurkan ML Saat Pacaran

Penulis yang juga seorang psikolog dari Surabaya itu, dalam sebagian halamannya, menganjurkan bagi yang pacaran untuk melakukan seks bebas (Making Love – ML).

 

Prev1 of 2

Related News

Dibaca 923 kali

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar

wpDiscuz
Read previous post:
Tersangka dan Korban Pemerkosaan Menikah di Kantor Polisi

Masih ingat kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Negeri Semarang, Supriatno alias Niko terhadap gadis berusia 16 tahun...

Close